
Bagi jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, memahami tata cara thawaf merupakan bekal penting agar ibadah umroh dapat dilaksanakan dengan benar sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Namun, tidak sedikit jamaah yang masih merasa bingung mengenai urutan pelaksanaannya, mulai dari cara memulai thawaf di Hajar Aswad, menghitung tujuh putaran dengan tepat, hingga mengetahui sunnah-sunnah yang dianjurkan selama mengelilingi Ka’bah. Kesalahan-kesalahan tersebut dapat mengurangi kekhusyukan ibadah apabila tidak dipahami sejak awal.
Bagi masyarakat Ponorogo yang sedang mempersiapkan perjalanan umroh, mempelajari cara thawaf yang benar sebelum keberangkatan menjadi salah satu langkah penting dalam manasik. Dengan memahami setiap tahapan, syarat, doa, serta adab saat thawaf, jamaah akan lebih tenang dan percaya diri ketika melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. Artikel ini akan membahas tata cara thawaf secara lengkap sesuai sunnah, mulai dari pengertian, syarat sah, urutan pelaksanaan, hingga kesalahan yang sebaiknya dihindari.
Apa Itu Thawaf?
Pengertian Thawaf
Thawaf adalah ibadah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dengan arah berlawanan jarum jam, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Ibadah ini merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT yang dilakukan sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji maupun umroh.
Dalam pelaksanaannya, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, doa, dan mengingat Allah. Tidak ada bacaan khusus yang diwajibkan pada setiap putaran sehingga jamaah dapat membaca doa-doa yang dipahami.
Kedudukan Thawaf sebagai Rukun Umroh
Thawaf termasuk salah satu rukun umroh. Artinya, ibadah umroh tidak sah apabila thawaf tidak dilaksanakan. Oleh karena itu, setiap jamaah perlu memahami tata cara pelaksanaannya sejak mengikuti manasik agar dapat menjalankan ibadah dengan tenang ketika berada di Masjidil Haram.
Dalil Tentang Thawaf
Dalil dalam Al-Qur’an
Allah SWT berfirman:
“…Dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling rumah tua itu (Ka’bah).”
(QS. Al-Hajj: 29)
Ayat ini menjadi salah satu dasar bahwa thawaf merupakan bagian penting dalam ibadah di Baitullah.
Hadis Rasulullah ﷺ tentang Thawaf
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Ambillah dariku tata cara pelaksanaan manasik kalian.”
(HR. Muslim)
Hadis tersebut menjadi pedoman bahwa seluruh rangkaian manasik, termasuk thawaf, hendaknya mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ.
Syarat Sah Thawaf
Sebelum melaksanakan thawaf, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu:
- Beragama Islam.
- Berakal.
- Suci dari hadas kecil maupun besar (berwudhu).
- Suci dari najis pada badan, pakaian, dan tempat.
- Menutup aurat.
- Melaksanakan thawaf di area Ka’bah dalam Masjidil Haram.
- Ka’bah berada di sebelah kiri jamaah selama mengelilinginya.
- Menyempurnakan tujuh putaran.
Sebelum memulai thawaf, pastikan seluruh rangkaian ibadah umroh telah dipersiapkan dengan baik, termasuk memahami niat umroh agar pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan.
Tata Cara Thawaf yang Benar Sesuai Sunnah
Memulai Thawaf dari Hajar Aswad
Thawaf dimulai tepat sejajar dengan Hajar Aswad. Jika memungkinkan, jamaah dapat menyentuh atau menciumnya sebagaimana sunnah Rasulullah ﷺ. Namun apabila kondisi sangat padat, cukup menghadap ke arah Hajar Aswad sambil mengangkat tangan dan mengucapkan:
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ
Bismillahi Allahu Akbar.
Hal ini dilakukan tanpa memaksakan diri hingga menyakiti jamaah lain.
Mengelilingi Ka’bah Sebanyak Tujuh Putaran
Jamaah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran.
- Putaran pertama dimulai dari Hajar Aswad.
- Ka’bah selalu berada di sisi kiri.
- Putaran ketujuh berakhir kembali di Hajar Aswad.
Bagi laki-laki, disunnahkan melakukan ramal (berjalan cepat dengan langkah pendek) pada tiga putaran pertama ketika thawaf qudum atau thawaf umroh. Selain itu, laki-laki juga dianjurkan melakukan idtiba’, yaitu membuka bahu kanan selama thawaf.
Membaca Dzikir dan Doa Selama Thawaf
Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan pada setiap putaran thawaf.
Jamaah dapat memperbanyak:
- Tasbih
- Tahmid
- Tahlil
- Takbir
- Membaca Al-Qur’an
- Berdoa sesuai kebutuhan
Yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan dan memperbanyak mengingat Allah SWT.
Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca adalah:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa api neraka.”
Menyelesaikan Putaran Ketujuh
Setelah putaran ketujuh selesai di Hajar Aswad, jamaah mengakhiri thawaf dan bersiap melaksanakan shalat sunnah dua rakaat.
Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Thawaf
Apabila memungkinkan, shalat dilakukan di belakang Maqam Ibrahim. Namun apabila kondisi sangat padat, jamaah dapat melaksanakannya di area mana pun dalam Masjidil Haram.
Setelah itu dianjurkan meminum air zamzam dan melanjutkan rangkaian ibadah sa’i.
Sunnah Saat Melaksanakan Thawaf
Beberapa sunnah yang dianjurkan selama thawaf antara lain:
- Memulai dari Hajar Aswad.
- Berwudhu sebelum thawaf.
- Memperbanyak dzikir dan doa.
- Melakukan idtiba’ bagi laki-laki.
- Melakukan ramal pada tiga putaran pertama bagi laki-laki.
- Menjaga adab kepada sesama jamaah.
- Tidak mendorong atau menyakiti orang lain.
- Memperbanyak membaca Al-Qur’an apabila memungkinkan.
Meskipun sunnah-sunnah tersebut dianjurkan, menjaga keselamatan dan kenyamanan sesama jamaah tetap menjadi prioritas.
Larangan dan Kesalahan yang Sering Dilakukan Jamaah Saat Thawaf
Beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan jamaah antara lain:
- Salah menghitung jumlah putaran.
- Memulai thawaf bukan dari Hajar Aswad.
- Berjalan memotong arah thawaf.
- Memaksakan mencium Hajar Aswad hingga membahayakan orang lain.
- Berdesak-desakan tanpa memperhatikan keselamatan.
- Mengobrol berlebihan sehingga kehilangan kekhusyukan.
- Menganggap setiap putaran memiliki doa wajib tertentu.
Dengan memahami kesalahan-kesalahan tersebut, jamaah dapat melaksanakan thawaf dengan lebih tenang dan sesuai sunnah.
Persiapkan Ibadah Umroh dengan Manasik yang Tepat
Memahami tata cara thawaf merupakan bagian penting dari persiapan ibadah umroh. Namun, bekal ilmu tidak hanya berhenti pada thawaf saja. Jamaah juga perlu mempelajari seluruh rangkaian manasik agar ibadah semakin mantap dan sesuai tuntunan.
Bagi masyarakat Ponorogo yang sedang mencari informasi mengenai paket umroh Ponorogo, pastikan memilih penyelenggara yang memberikan pendampingan lengkap mulai dari pendaftaran, manasik, hingga kepulangan.
Untuk mengenal lebih jauh Al Marwah sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umroh, Anda juga dapat mengunjungi website utama Al Marwah Tour yang memuat profil perusahaan PT. Al Marwah Sebar Baik serta pusat informasi mengenai layanan yang tersedia.
Dengan persiapan yang matang, insyaAllah ibadah umroh akan terasa lebih nyaman, khusyuk, dan sesuai sunnah Rasulullah ﷺ.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berapa kali putaran thawaf?
Thawaf dilakukan sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad.
Apakah thawaf harus dalam keadaan berwudhu?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa thawaf dilakukan dalam keadaan suci atau telah berwudhu.
Apakah ada doa khusus di setiap putaran thawaf?
Tidak ada doa khusus yang diwajibkan pada setiap putaran. Jamaah dapat memperbanyak dzikir dan doa yang dipahami.
Apa yang dilakukan setelah selesai thawaf?
Setelah thawaf, jamaah dianjurkan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat, meminum air zamzam, kemudian melanjutkan sa’i.
Bagaimana jika lupa jumlah putaran thawaf?
Apabila ragu, ambillah jumlah putaran yang paling sedikit karena itulah yang lebih meyakinkan, kemudian sempurnakan hingga tujuh putaran.
Apakah wanita haid boleh melakukan thawaf?
Tidak. Wanita yang sedang haid harus menunggu hingga suci terlebih dahulu sebelum melaksanakan thawaf.
Sudah Memahami Tata Cara Thawaf?
Saatnya mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci bersama Al Marwah Ponorogo.
Dapatkan pendampingan mulai dari pendaftaran, manasik, hingga kepulangan bersama pembimbing yang berpengalaman sehingga ibadah Anda lebih tenang dan sesuai sunnah.





